Admin of hijaubintaro July 2, 2018

Rumah Basuki Slamet bisa dibilang dikelilingi taman. Mulai depan rumah, samping kiri, hingga belakang rumah. Sejak pertama kali menempati rumahnya di GH2 Riverpark tahun 1996, Basuki menata sendiri taman di rumahnya. “Saya suka konsep yang asri, tapi juga tidak terlalu rimbun,“ ujarnya.

Beragam jenis tanaman tumbuh subur di taman rumahnya, seperti Puring, Tecoma Ria, American Bru’ff, Casandra, Tecoma Stan, Lee Kwan Yeu, Pakis, dan masih banyak lagi. Ada beberapa bahkan merupakan tanaman yang termasuk langka, misalnya Petrea Volubilis. “Dulu dapat di Bogor,“ kenangnya.

Untuk perawatan taman di rumah, Basuki rajin melakukan sendiri. “Bertaman memang hobi saya, dari melek mata pagi hari jam 6 saya langsung siram tanaman dan mengurus taman di rumah, masuk rumah lagi sekitar jam 10,“ jelas pria berusia 72 tahun, Pengurus Bidang Jasa Properti Masjid Raya Bani Umar dan juga KB-TKI Bani Umar ini. “Gara-gara kegiatan ini, waktu pengantin baru dulu, saya sempat diprotes istri,“ kenangnya sambil tersenyum.

Setiap pagi hari, usai disiram, Basuki memangkas sendiri dahan-dahan yang sudah tua. Untuk menggemburkan tanah juga dilakukan sendiri, termasuk mencangkok/stek dan membibit tanaman di pot-pot. Bibit di pot, selain dirawat sendiri, juga dibagikan kepada para tetangga, atau ditanam di taman sekitar GH Riverpak.

Pemupukan dilakukan sendiri, 2 bulan sekali. Tapi 3 tahun belakangan, Basuki dibantu tukang kebun. “Kerjanya 3 minggu sekali aja, khusus memotong rumput,“ jelasnya.

Tanaman favoritnya adalah pohon cabai. Di halaman rumah ditanam beragam jenis cabai. Rata-rata cabai impor. Bibitnya memang dibawa langsung oleh Basuki ketika traveling. Sebutlah Cabai Venesia, Cabai Inggris, Cabai Amerika, Cabai Italia, dan cabai dari negara-negara lain. “Ada yang dikasih oleh istri Dubes, ada yang diam-diam saya bawa sedikit bibitnya dari negara-negara yang saya datangi,“ jelasnya, tersenyum.

Basuki juga menyenangi tanaman besar-besar seperti pohon buah-buahan. Di rumahnya ditanam pohon Srikaya, Jeruk Purut, dan pohon Sirsak. Untuk pohon buah-buahan, lebih banyak menanam di halaman Masjid Bani Umar daripada di rumahnya. Alasannya, halaman Masjid lebih luas. Kebetulan, ia juga bertugas menata tanaman di halaman Masjid Bani Umar. Basuki menanam Kelengkeng Diamond River, Kelengkeng Pingpong, Mangga Irwin, Mangga,Apel, dan Rambutan.

“Pohon Durian Montong yang dulu saya tanam, sekarang sudah mulai berbuah,“ ujar kakek dari 2 orang cucu ini. Untuk merawat tanaman, Basuki memberikan tips: merawat tanaman itu harus penuh kasih sayang, agar tanaman tumbuh subur. “Jangan asal-asalan, tapi pakai perasaan,” ujarnya.

Jika Basuki di rumah, seluruh tanamannya tumbuh subur, namun ketika Basuki travelling dan meninggalkan rumah lebih dari seminggu, saat pulang ke rumah, beberapa tanaman di rumah ada saja yang mati. Maklum, tugas siram-menyiram yang biasa dilakukan sendiri dialihkan kepada penjaga rumah.

Teks & Foto: BAS

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com