Admin of hijaubintaro November 30, 2018

Sulit menjinakan titik api yang bermula dari kamar 715 sehingga menghasilkan asap mengepul di beberapa titik, bahkan setelah tim menggunakan alat pemadam hydrant sebagai tindakan awal pemadaman yang dilakukan oleh tim Kodalsis Hotel Santika Premiere Bintaro. Dengan segera, pihak Hotel Santika Premiere Bintaro menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel dan pihak Kepolisian yang datang dengan cepat setelah menerima panggilan. Proses pengevakuasian dilakukan secara sigap sesaat setelah mendapat informasi kebakaran yang bersumber dari kamar di lantai 7, pada hari Rabu, (28/11).

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangsel, dibantu mobil tangga hidrolik dan beberapa unit mobil, berupaya untuk menangani kebakaran bersama tim hotel dan melakukan evakuasi seluruh karyawan dan tamu hotel. Sekitar 1 Jam, seluruh tamu serta karyawan hotel berhasil dievakuasi sesaat api berhasil dipadamkan, termasuk satu orang karyawan yang sedang mengandung, satu orang dari Damkar yang terjebak di lantai 6. Namun, 2 orang menjadi korban dengan cedera patah tulang pada bagian kaki dan 3 orang lainnya mendapat luka cedera di kepala dan tangan.

Peristiwa ini merupakan bagian dari Simulasi Penanggulangan Kebakaran dan Evakuasi yang dilaksanakan oleh manajemen Hotel Santika Premiere Bintaro yang bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Tangerang Selatan bersama aparat terkait, pada hari Rabu, (28/11).

“Tentunya kami melibatkan seluruh karyawan hotel agar mereka tanggap dengan apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran. Latihan ini akan dilakukan secara berkala, agar karyawan tidak panik dan dapat berkoordinasi dengan baik antar departemen. Dengan adanya Fire Drill ini, kami ingin meningkatkan kesadaran dan kesigapan karyawan akan penanganan bencana kebakaran dan memastikan bahwa keselamatan tamu dan karyawan tentunya merupakan yang utama”, tukas Sarmad, General Manager Hotel Santika Premiere Bintaro

Sarmad menambahkan bahwa pihak Hotel tidak hanya melakukan Simulasi Kebakaran secara berkala namun juga rutin menggelar pengecekan seluruh peralatan penunjang pencegah kebakaran, seperti Hydran dan alarm kebakaran, termasuk pelatihan bagi karyawan terkait tindakan untuk penyelamatan pada saat bencana datang. Informasi mengenai evakuasi juga terpasang di semua kamar dan tamu meeting selalu mendapatkan Safety Briefing.

Teks: BAS, foto: dok

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com