Admin of hijaubintaro December 7, 2019

Hijaubintaro.id – Kelurahan Pondok Pucung mengembangkan Tanaman Obat Keluarga (Toga). Simbolis penanaman toga dilakukan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie di halaman Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangsel, Jumat (6/12). Toga dikembangkan atas usulan warga yang sulit mendapatkan tanaman obat.

Menurut Benyamin, cuaca saat ini kurang mendukung dan rawan, khususnya bagi anak-anak. Sehingga kesehatan harus dijaga.”Ditambah lagi, makanan yang tidak higienis dan cuci tangan yang kurang bersih, dengan kondisi itu Toga sangat penting karena tidak mengandung bahan kimia. Minimal cabai deh, jadi tidak perlu membeli ke pasar,” ujarnya. Benyamin berharap, nantinya Toga ditanam bukan hanya di kantor kelurahan Pondok Pucung saja, tapi juga di lingkungan rumah warga.

Sementara, Lurah Pondok Pucung Murtado menjelaskan, di kantornya ada sekitar 60 jenis Toga yang didapat dari 101 RT dan 17 RW di Kelurahan Pondok Pucung, yakni; Kumis Kucing, Sambiloto, Cincau, Dewa, Jarak, Temulawak, Lidah Buaya dan lainnya.

“Banyak usulan dari warga yang sulit mencari pohon obat. Kami kemudian bekerjasama dengan Puskesmas dan seluruh kader, saya suruh bawa satu pohon Toga dan nanti kita tata letaknya. Selanjutnya per-lingkungan dan satu rumah minimal 5 jenis toga, termasuk di perumahan sekalipun, dengan tujuan menjaga kesehatan internal keluarga dan kembali ke herbal,” jelas Murtado..

Idenya ini merupakan gagasan Kasi Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Pondok Pucung, Fahmy Rahardian yang melanjutkan program dinas Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

Teks: BAS, foto: NAD

Hijaubintaro.id

#hijaubintaro
#pondokpucung
#tanamanobatkeluarga
#tangsel

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com