Admin of hijaubintaro September 9, 2019

Hijaubintaro.id – Kembali ke alam, kearifan lokal dan bakti sosial. Tiga pelajaran tsb dipetik oleh 38 siswa Mentari Intercultural School Bintaro (MISB) dengan mengunjungi Suku Baduy Luar di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten pada hari Senin (9/9).

Peserta berangkat dari Bintaro pada pukul 6 pagi. Desa Kanekes terletak di daerah perbukitan. Untuk mencapai ke sana, para peserta bertolak dari terminal Ciboleger dan membutuhkan waktu perjalanan sekitar 30 menit hingga satu jam. Para peserta harus melalui jalan setapak berbatu. Mereka yang terbiasa hidup di kota merasakan sejuknya alam pedesaan dan perjuangan dengan kontur berbukit, berjalan kaki untuk mencapai desa.

Sesampainya di Desa Kanekes, para peserta mengadakan sarasehan dengan Ijom, salah satu ketua adat suku Baduy Luar untuk mengetahui lebih dalam mengenai adat istiadat masyarakat suku Baduy pada umumnya. Para peserta antusias bertanya bagaimana masyarakat suku Baduy Luar memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Selain silahturahmi budaya, kami juga melakukan aksi sosial dengan membagikan 40 paket sembako ke rumah warga dan lampu bertenaga surya untuk membantu penerangan masyarakat di malam hari,” jelas Nabiel salah satu peserta kegiatan ini.

Suku Baduy adalah masyarakat asli di daerah Banten. Meskipun tinggal di daerah yang cukup sentral di Indonesia, suku ini menjalani kehidupannya dengan mengasingkan diri dan tidak menerima modernisasi atau pembangunan yang berasal dari luar. Masyarakat Baduy lebih memilih hidup mandiri di sekitar pegunungan Kendeng dengan bermata pencaharian yang bersumber dari alam.

Kunjungan Ke Suku Baduy Luar ini merupakan bagian dari rangkaian Community Service dalam meningkatkan kesadaran publik dan terlibat aktif dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang diumumkan oleh PBB pada tahun 2015 lalu.

Dengan diadakannya kegiatan ini, harapannya para peserta akan memobilisasi lebih banyak lagi upaya untuk mengakhiri bentuk kemiskinan dan salah satu contoh upaya pada kegiatan kali ini, yaitu melalui promosi pariwisata lokal untuk menggerakkan ekonomi dan memberdayakan masyarakat serta aksi sosial.

Teks & Foto; DOK

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com