Admin of hijaubintaro October 5, 2018

Bencana saling susul melanda Indonesia. Mulai gempa bumi, banjir lumpur, tsunami hingga gunung meletus. Merenggut jiwa, harta, infrastruktur jalan jembatan bangunan hingga kegoncangan perilaku sosial.

Simpati menyeruak mendorong gerak segenap anak bangsa untuk turut serta membantu. Pengumpulan dana, pengiriman logistik dan relawan seiring dengan reportase dari arena bencana. Hiruk pikuk yang semoga semuanya dicatat Allah sebagai amal sholeh.

Mencermati dampak bencana demi bencana, aksi cepat tanggap sangat dibutuhkan untuk segera memakamkan korban wafat, mengobati yang luka, menyiapkan sarana prasarana darurat pengungsian, hingga hunian sementara. Semua itu penting dan urgent, namun belum merupakan keseluruhan aksi yang dibutuhkan.

Korban bencana membutuhkan aksi cepat tanggap, sebagaimana mereka membutuhkan bantuan untuk rekonstruksi dan rehabilitasi. Mereka membutuhkan bantuan sampai dapat kembali hidup normal. Rekonstruksi dan rehabilitasi ini membutuhkan dana besar, kerja dan perhatian jangka panjang yang sering justru kurang populer. Apalagi ketika musibah lain menyusul datang yang menyita segenap perhatian bangsa.

Dalam rangka membangun kesepahaman bersama akan perlunya upaya darurat cepat sekaligus mengupayakan rekonstruksi dan rehabilitasi korban bencana, maka sangat dibutuhkan diadakannya diskusi bersama lintas pelaku kemanusiaan dengan upaya agar energi bangsa dapat dikelola sebaik-baiknya dalam rangka menanggulangi dampak bencana.

Pada hari Jumat sore (5/10) Forum Bersama Tangsel (FORBEST) yang diketuai Arif Wahyudi menggelar rapat koordinasi dengan tema “Aksi Bersama Tangsel Untuk Lombok, Palu dan Donggala” di RM Paijo, Rawa Buntu, Serpong.

Rapat koordinasi ini menghasilkan terbentuknya Forum Kemanusiaan Tangsel, wadah kerja sama organisasi kemanusiaan yang berdomisili di Tangsel yang berkiprah dalam aksi kemanusiaan di Lombok, Palu dan Donggala. Forum ini diharapkan menjadi katalisator kerja sama antara kelompok sosial penyumbang dana kemanusiaan, Pemkot Tangsel, dan lembaga kemanusiaan dalam berbagai ruang lingkup dan program kerja. Dengan katalisasi yang dilakukan, Forum berharap dapat memaksimalkan total donasi kemanusiaan warga Tangsel melalui berbagai lembaga kemanusiaan dengan berbagai program kegiatan yang saling melengkapi.

Beberapa lembaga kemanusiaan yang bergabung antara lain IZI, FORBEST, FMMB, ACT, Rumah Dai, KKI, Sahabat Tangsel, Futar, Laskar Anggrek, BKPRMI, Ikadi, Fokuswanda dan Laznas.

Teks: BAS, foto:dok

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com