Admin of hijaubintaro August 31, 2019

Hijaubintaro.id – RS Premier Bintaro menggelar Seminar ‘Cara Screening dan Metode Pengobatan pada Skoliosis’ pada hari Sabtu (31/8) di Ruang Kembang Sepatoe 1-2 lantai G Hotel Santika Premier Bintaro.

Seminar yang diadakan mulai pukul 08.00 – 12.00 diikuti oleh peserta yang merupakan para guru dari sekolah-sekolah di Tangerang Selatan, seperti guru wali murid dan guru olah raga. Seminar ini disiarkan live streaming di instagram RS Premier Bintaro.

Seminar ini menghadirkan narasumber dr. Phedy , Sp. OT (K- Spine), spesialis ortopedi tulang belakang dan dr. Peni Kusumastuti, Sp.KFR , dokter rehabilitasi medik salah satu rujukan utk pasien-pasien skoliosis untuk tindakan tanpa surgery, dengan penggunaan alat-alat bantu.

Selain sesi tanya jawab, tim rehabilitasi medik RS Premier Bintaro juga mengadakan senam skoliosis untuk membantu scholioser melakukan senam di rumah atau tempat-tempat yang private. Dalam kesempatan seminar ini juga diadakan doorprise dengan hadiah menarik berupa voucher belanja dan voucher Medical Check Up.

“Rangkaian acara ini kami tujukan untuk mensosialisasikan fenomena skoliosis atau kelainan bentuk tulang belakang di Indonesia, ” jelas M.M.Pringgodani, ST, MSi, Marketing Manager RS Premier Bintaro.
Pada kenyataannya, skoliosis banyak terjadi pada remaja usia 12 hingga 18 tahun, saat mereka masih tumbuh. “Tulang belakang yang berbentuk huruf S beresiko mengganggu organ dalam seperti paru-paru, jantung, atau panggul menjadi tidak seimbang, sehingga lebih cepat merasa capek, pegal, susah bernafas atau sesak nafas karena paru paru yang terhimpit, penyempitan saraf tulang belakang atau dapat mengakibatkan kelumpuhan hingga kematian,” jelas pria yang akrab disapa Dhani.

“Pada kesempatan seminar 31 Agustus ini kami mendapatkan metode baru, bahwa yang paling banyak dapat melihat kondisi remaja kita adalah para guru di sekolah, dimana para orang tua murid sibuk kerja sehingga jarang berjumpa dengan anak-anaknya dan aware melihat bentuk tulang anaknya. Para guru lebih sering berjumpa dengan murid dari pagi hingga sore sehingga para guru diharapkan dapat menjadi screener untuk menyeleksi potensi-potensi muridnya yang terkena skoliosis. Harapannya, jika sudah diketahui gejala sejak dini agar segera ditangani dengan baik, dengan latihan maupun memakai baju korset atau Brace, agar skoliosisnya tidak bertambah ke derajat yang lebih parah dan harus dioperasi dengan resiko yang cukup besar.

Saat ini pengetahuan tentang skoliosis semakin tinggi. RS Premier Bintaro sangat concern dengan skoliosis dan menjadi salah satu rujukan nasional untuk masalah skoliosis.

Selama ini RS Premier Bintaro telah mengadakan kegiatan edukasi dengan berbagai macam komunitas skoliosis, pasien skoliosis dan para orang tua skoliosis.
RS Premier Bintaro memiliki Komunitas Premier Scholiosis Club sejak 2016, anggotanya para skolioser dan para orang tuanya. Mereka adalah pasien RS Premier Bintaro, juga rekan-rekannya, relasi atau juga kerabatnya. Anggota komunitas juga tergabung dalam sebuah grup WA san setahun sekali mengadakan gathering akhir tahun.

Teks & Foto: BAS

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com