Admin of hijaubintaro July 1, 2018

Titan Center berdiri sejak 2009, awalnya didedikasikan sebagai pusat pengetahuan dan kesehatan bagi seluruh umat manusia. Titan Center semakin dikenal sebagai tempat konser-konser musik Indoor, baik untuk konser artis lokal maupun internasional. Konser dimulai sejak 2010, yaitu konser Dubrovnik Orchestra ‘Music From 7000 Miles’

Konser-konser lain yang diadakan di Titan Center , seperti: Master Class & Concert Iskandar Widjaja (2011), Extra Ordinary Gitar In Concert – Jubing & Balawan (2012), Christmast Fantasia – Avip Priatna, Batavia Madrigal Singer, The Resonanz Children Choir (2013), Rapsodia Nusantara – Ananda Sukarlan & Iskandar Widjaja (2014), Vina Panduwinata Concert (2014 ), Duo Maestro In Concert – Ananda Sukarlan & Iskandar Widjaja (2015), All You Need Is Love The Beatles – G-Pluck (2015), KonserTiga Dekade – Koes Plus & Reuni (2015), Tentang Kita – KLA Project (2015), Anthology Live In Concert – Fariz RM (2016), Arti Cinta – Ari Lasso (2016), Charity Concert for Ederly – Sheila On 7 (2016), Yang Terbaik Bagimu – Ada Band (2016), An Intimate Night with Titi DJ – Titi DJ & Dara Jana (2017), An Intimate Night with Glenn Fredly (2017), An Intimate Night with Padi Reborn (2018), An Intimate Night with Afgan (2018), An Intimate Night with Kla Project (2018) dan masih banyak lagi.

Untuk penyelenggaraan konser, Titan Center menggandeng other party dan tim event internal yang terdiri atas para staff nya. Yang terlibat dalam event sekitar 20 orang , 7 orang diantaranya merupakan tim inti. Pembagian tugas disesuaikan kebutuhan masing-masing konser/acara, mulai dari Show Director Event, Stage Manager, Sound Engineer, Lighting Manager, Tim Multimedia , LO, Usher, dan Ticketing.

Target Konser
Setiap pengadaan konser, idealnya disiapkan selama 2-3 bulan, mulai dari pemilihan artis (biasanya sudah di list down sejak awal hingga akhir tahun). Selanjutnya menggandeng pihak kedua sebagai partner penyelenggara event, menyiapkan desain materi promosi (Giant Banner, Poster, Flyers, Ticket). Setelah itu disiapkan proposal untuk pihak sponsor, media partner, dan ticketing online dilanjutkan dengan promosi ke berbagai medsos dan data base. Tahap selanjutnya penjualan tiket dan koordinasi dengan partner terkait technical matters (Sound, Lighting , Riders Artis, decorasi, Multimedia)
“Target kami pada setiap konser tentunya selalu Full House,“ jelas Hanny Setiati Sagita, atau yang akrab disapa Anggie, event manager Titan Center. Konser yang tercatat sold out ticket adalah Classically In Love, Sheila On 7, KLA Project, Ari Lasso, Vina Panduwinata, Titi DJ, Glenn Fredly. “Hampir 70% konser yang kami gelar Full House,“ tambah Anggie.

Dalam setiap event, Titan Center membuka seluas luasnya sistem kerjasama dan partnership dalam menyukseskan event, baik pihak sponsorship maupun pihak media. “Sponsor dan media partner memang kami sudah memiliki beberapa pihak yang sudah terikat dan bekerjasama,“ jelas Anggie.

Lebih Banyak Suka
Menyelenggarakan event, diakui lebih banyak suka dari pada dukanya. “Salah satu sukanya adalah karena kami dapat memberikan pertunjukan dengan konsep intimate, audience bisa bertemu dan mengenal lebih dekat dengan sang artis, dan bernyanyi bersama, “ ujar Anggie. “Acara ini juga merupakan bentuk apresiasi kami terhadap para musisi Indonesia dan merupakan kehormatan besar Titan Center dapat menghadirkan musisi papan atas dan Internasional, “ tambah Anggie.
Selain konser musik, Titan Center kerap menyelenggarakan event-event lainnya seperti: Seminar Kesehatan, Woman Fair, Festival Kuliner, Kids Fair, Seminar Parenting, Seminar Financial, Festival Budaya, Edu Fair, dan masih banyak lagi.

Selain memiliki Titan Theater dengan kapasitas 414 seat, Titan Center juga memiliki 12 Function Room.

Teks: BAS, Foto: DOK

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com