admin June 5, 2021

Hijaubintaro.id – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan
mengkampanyekan gerakan pembuatan dan pemanfaatan Eco Enzyme, Komunitas Eco Enzyme Bintaro (KOMBIN) bekerjasama dengan Yayasan Setu Parigi Lestari mengadakan rangkaian
kegiatan Pembuatan 2 Ton Eco Enzyme Secara Serentak dan Penuangan Eco Enzyme Untuk Penjernihan Air Situ Parigi.

Gerakan ini sebagai bagian dari kegiatan pengelolaan sampah organik di Tangerang Selatan, khususnya di daerah Pondok Aren Bintaro dan sekitarnya. Gerakan bersama komunitas ini dihadiri oleh lebih dari 80 orang dari berbagai kalangan, mulai Pemerintah Kota, Kecamatan, Desa, Karang Taruna, Kelompok Komunitas EcoEnzym di komplek perumahan, dan kelompok peduli lingkungan yang ada di wilayah Tangsel dan sekitarnya.

“Selanjutnya, Tim akan memantau Kualitas Air Situ Parigi secara berkala selama 6 Bulan, “ jelas Andreas Krisbayu, Ketua Tim Pelaksana dari Komunitas EcoEnzym Bintaro sekaligus penggagas acara tersebut bersama Yayasan Setu Parigi Lestari. Eco Enzyme adalah cairan multi manfaat yang dibuat dari fermentasi sampah kulit buah dan sayur segar dengan perbandingan 1:3:10 antara gula, bahan‐bahan organic, dan air, dedikasi Dr. Rosukon Poompanvong selama 30 tahun, seorang peneliti pertanian organik dari Thailand. Selain dapat mengurangi sampah, Eco Enzyme bermanfaat untuk memurnikan air dan udara, menyuburkan tanah, sebagai pembersih dalam aktivitas keseharian rumah tangga, menghancurkan minyak dan lemak, dan berfungsi sebagai anti bakteri/kuman/parasit. Rangkaian kegiatan kampanye lingkungan ini diadakan selama 6 bulan mulai akhir Mei hingga Desember 2021.

Komunitas Eco Enzyme Bintaro didirikan pada 3 Agustus 2020, bagian dari Eco Enzyme Nusantara. Upaya ini disambut positif oleh berbagai pihak, karena Situ Parigi merupakan salah satu kawasan simpanan air di Tangerang Selatan yang masih tersisa sehigga perlu dijaga dan dilestarikan bersama. Kegiatan ini diadakan mengikuti protokol kesehatan secara ketat, didukung Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan, Kecamatan Pondok Aren, Polsek Pondok Aren, Kelurahan Parigi Lama dan Pengelola Kawasan Bintaro Jaya.

“Saya berharap, semua stakeholder, khususnya pemerintah daerah dapat mendukung gerakan EcoEnzym sebagai alternatif pengelolaan sampah organik, serta pemanfaatannya secara lebih luas dalam upaya penyelamatan lingkungan dengan menggerakan komunitas sebagai basis gerakan lingkungan. Dengan Eco Enzyme, bersama kita selamatkan bumi, “ ujar Krisbayu

Teks: BAS, foto: DOK

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com