Hijaubintaro.id – Pengurus warga RW 09 Kasuari menggelar kegiatan “Kumpul Warga Kasuari” yang berlangsung meriah pada Minggu (25/10/2026). Berpusat di Balai Warga Kasuari, Bintaro Jaya Sektor 9, Tangerang Selatan, acara yang mengusung tema “Kasuari: Sehat Warga dan Lingkungannya” ini menjadi wadah syukuran atas rentetan prestasi yang berhasil diraih oleh lingkungan rukun warga tersebut.
Kegiatan ini menjadi momen perayaan atas keberhasilan RW 09 Kasuari menyabet gelar juara dalam Lomba Kampung Mandiri tingkat Provinsi mewakili Pokja 2 dalam rangka Gelar Pelangi. Selain itu, warga juga merayakan kemenangan prestisius sebagai juara lomba K3 Bintaro Jaya untuk yang kesepuluh kalinya. Atas capaian tersebut, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kelurahan Pondok Pucung, Hj. Nurul Hayati, S.Pi., hadir langsung menyerahkan Piagam Kampung Mandiri yang dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng.
Ketua RW 09 Kasuari, Budi Astuti, menyampaikan bahwa momentum ini didedikasikan untuk mengapresiasi kerja keras warga sekaligus menjaga konsistensi dalam pengelolaan lingkungan.
“Hari ini sebenarnya kami ingin mengajak seluruh warga Kasuari untuk terus konsisten terhadap masalah lingkungan, khususnya lingkungan Kasuari. Saat ini kami juga sedang bersiap untuk mengikuti lomba Green Clean and Healthy (GCH) pada bulan November 2026 mendatang yang diadakan oleh pemerintah daerah Kota Tangerang Selatan,” ujar Budi Astuti dalam sambutannya.
Selain seremonial syukuran, acara ini diwarnai dengan peluncuran (launching) sejumlah program inovatif berbasis kesehatan, digitalisasi, dan lingkungan.
Launching yang pertama adalah Lansia Kasuari Prima (Lanskap) yaitu Sebuah Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) hasil sinergi dengan Puskesmas Pondok Pucung yang diresmikan oleh Kepala UPTD Puskesmas Pondok Pucung, drg. Suci Fitriasari. Selain itu ada launching Aplikasi Kasuari One (kasuarione.com) yaitu Platform digital mutakhir yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan manajemen operasional Bank Sampah Kasuari. Dan yang terakhir adalah launching Kampung Eco Print Kasuari yaitu Inovasi lingkungan hidup berbasis pemberdayaan warga lokal.
Aspek keamanan lingkungan juga diperkuat melalui penyerahan secara simbolis satu unit sepeda motor listrik (moped) dari pengurus RW kepada tim keamanan sebagai kendaraan patroli taktis. Di sisi lain, upaya antisipasi penyakit DBD dan Chikungunya digalakkan lewat sosialisasi oleh Subekti selaku Ketua Harian Pokjanal DBD Tangsel, serta aksi presentasi dan “grebeg jentik” oleh kader jumantik demi meraih sertifikasi bebas jentik.
Rangkaian pergelaran Kumpul Warga ini ditutup dengan penyediaan berbagai fasilitas pelayanan gratis dan interaktif bagi masyarakat. Warga tampak antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan gula darah dan asam urat gratis dari PathLab, melakukan screening fisioterapi bersama Bio Healing, hingga mengunjungi stan khusus PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk edukasi dan pendaftaran pelanggan gas baru.
Teks/Foto/Video: BAS
