admin May 20, 2022

Hijaubintaro.id – Mika Rafello baru saja melepas single lagu terbarunya yang berjudul “Temporal Sequence”. Pada single keduanya ini, Mika menggaet gitaris Ezra Simanjuntak untuk berkolaborasi. Usianya masih belia, baru 14 tahun. Di usianya ini Mika telah mendobrak dunia musik metal tanah air. Mika mampu memainkan semua alat musik, menulis lagu dan juga merekam sendiri hingga proses mixing.

Ezra Simanjuntak yang kebetulan juga sahabat lama dari ayah Mika mendengar juga bahwa Mika mulai bermain musik dan cukup terkejut dengan begitu cepatnya Mika dapat menguasai berbagai alat bahkan sampai merekam nya sendiri. Mika juga sudah memiliki lagu instrumental yang memang disiapkannya untuk kolaborasi dengan musisi lain dan terjadilah kolaborasi antar generasi ini, yaitu Indonesian king of shredder & 14 years old metal wunderkind (raja shredding Indonesia & bocah metal ajaib). “Di usianya yang baru 14 tahun, Mika adalah the real deal, bukan kaleng kaleng, dengan kemampuan nya membuat komposisi juga merekam sendiri karyanya, gue sangat antusias ikut serta dalam project ini untuk single kedua Mika,“ ujar Ezra.

Gebrakan Mika Rafello dimulai dengan single pertamanya “Ketika Aku di Ketika” feat. Roy Jeconiah yang mendapat sambutan luar biasa di tanah air. Lagu ini bahkan diganjar nominasi dalam ajang AMI Award 2021 dalam kategori produksi metal terbaik. Mika juga mendapatkan endorsement dari gitar Aria Pro II Japan.

Saat bertandang ke rumah, Roy Jeconiah ex-vocalis Boomerang terkejut dengan lagu ciptaan Mika dan langsung menyediakan waktu untuk mengisi vocal dan menulis liriknya. Merekapun berkolaborasi. “Kagum juga karena ternyata Mika baru belajar gitar, komposisi lagu, produksi sampai mixing praktis waktu awal pandemi. Umur Mika waktu itu belum genap 13 tahun, “ ujar Roy.

Proses Mika bermain musik baru dimulai sejak pandemi covid-19 yang membuatnya hanya bisa di rumah dan akhirnya mencoba memainkan gitar sang ayah. Ayah Mika, Imran St. Sati dari Soundsation Mastering adalah salah satu sound engineer terkemuka tanah air dan pernah menggarap Ungu, Radja, Ada Band, Boomerang, 7 Kurcaci, Sucker Head, Rotor, Trauma, Tengkorak, Dewi Sandra dan banyak lagi.

Awalnya Mika memainkan gitar lagu-lagu Slipknot dan Iron Maiden, kemudian berkembang ke lebih banyak band seperti Metallica, Megadeth, Pantera dan Gojira. Tidak butuh waktu lama, sekitar 3 bulan Mika sudah membuat lagu dan merekam sendiri di studio rekaman orang tuanya. Permainan maupun proses belajar rekaman dilakukan secara otodidak, tanpa dibantu siapapun termasuk ayahnya.

Saat ini Mika tengah merampungkan full album pertamanya yang rencananya akan dirilis pada pertengahan 2022.

Teks: BAS/Foto:DOK

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com