Hijaubintaro.id – RS Premier Bintaro dan New Spine Center RS Premier Bintaro kembali menggelar ‘Premier Spine Club Gathering’ pada hari Minggu (23/2/25) di ruang Krakatau, Lt.5 Gedung Annex 2, RS Premier Bintaro.
Spine Club Gathering ini rutin digelar setiap tahunnya di RS Premier Bintaro dan ini adalah yang pertama diselenggarakan kembali selepas pandemic Covid 19.
“Premier Bintaro Spine Center telah menjadi layanan unggulan sejak tahun 2007. Pada tahun 2022, tepatnya saat HUT ke-24 RSPB meluncurkan alat baru bernama Robotic Navigation Spine Surgery yang disebut Robbin atau singkatan dari ‘Robot Bintaro’.
Robbin dipakai untuk mendukung operasi-operasi dengan minimal sayatan yang dengan risiko yang kecil dengan penyembuhan yang lebih cepat . Alat-alat di sini sudah lengkap dan canggih, jadi tidak perlu lagi operasi ke luar negeri, “ jelas dr. Relia Sari, MARS, CEO RS Premier Bintaro. RS Premier Bintaro juga punya Premier Spine Club sejak 2018 dan diresmikan tahun 2022.
Pada kesempatan gathering kali ini, Rs Premier Bintaro menghadirkan 3 dokter spesialis sebagai narasumber untuk sharing, yakni dr Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT(K)Spine, dr. Omar Luthfi, Sp.OT(K)Spine dan dr. Ajiantoro, Sp.OT(K)Spine
Dengan tema “Low Back Pain dan Problem Degeneratif pada Masalah Tulang Belakang”, dr. Ajiantoro, Sp.OT(K)Spine menyampaikan pokok-pokok bahasan tentang apa itu nyeri, jenis-jenis nyeri, mitos dan fakta mengenai tulang belakang, problem degeneratif,
penjelasan anatomi tulang belakang dermatom saraf tulang belakang, masalah tulang belakang di otot, ligamen dan sendi, patah tulang pada lansia / osteoporosis, Red Flags & penegakkan diagnosis, dan juga tindakan operasi bedah terbuka dan minimal invasive surgery,
Pada sesi berikutnya giliran dr Omar yang menyampaikan presentasinya dengan tema
“Skoliosis dan Kelainan Bentuk Tulang Belakang” dengan poin-poin bahasan mengenai kurvatura tulang belakang, masalah yang sering muncul pada tulang belakang, gangguan kifosis tulang belakang, osteoporosis tulang belakang, pengaruh sepatu terhadap postur tubuh bagaimana membuat tulang belakang kuat dan sehat. Dr Omar juga menjelaskan apa yang dimaksud dengan Skoliosis, jenis-jenisnya, siapa yang bisa terkena Skoliosis, bagaimana gejala dan cara mendeteksinya juga cara menanganinya.
Sharing yang terakhir disampaikan oleh dr Asrafi mengangkat tema
“Spektrum Penanganan Tulang Belakang”. dr Asrafi juga menjelaskan beberapa jenis tindakan di bidang tulang belakang seperti Dekompresi, pemasangan fusi atau pen dan penggantian bantalan, dsb.
Usai ketiga dokter spesialis ini menyampaikan sharingnya, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta dan diakhiri dengan pembagian hadiah, sesi foto bersama dan pengundian doorprize.
“Mudah-mudahan sharing session hari ini bisa banyak lebih bermanfaat untuk semuanya untuk memberikan informasi-informasi kepada keluarga maupun rekan-rekan yang lain mengenai tulang belakang ini agar lebih mendapatkan informasi dan pengetahuan dan manfaat yang banyak, “ harap dr Relia Sari, MARS.
Teks/Foto/Video: BAS
