Hijaubintaro.id – KB & TK Islam Bani Umar menggelar kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi TK B Tahun Pelajaran 2024 – 2025. Kegiatan ini diadakan pada hari Kamis (12/6/25) di ruang aula serbaguna Masjid Raya Bani Umar, Jl. Graha Bintaro, Tangerang Selatan dan mengusung tema “Menjaga Kelestarian Alam”.
Menurut Hendayani Lestari, M.Pd. selaku Kepala Sekolah KB-TK Islam Bani Umar, kegiatan yang diselenggarakan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Pentas seni yang diadakan kali ini berkaitan dengan tema besar dalam proses pembelajaran dan semua menjadi suatu kesatuan. Jadi pentas seni kali ini merangkum semua yang telah diberikan pada anak-anak dan sudah mereka pelajari selama 1 tahun penuh,” jelasnya.
Tema acara diambil dari tema besar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5. “Di dalamnya ada 4 tema, salah satunya adalah Aku Cinta Bumi dan ini kami aplikasikan dalam 1 tahun pembelajaran untuk tahun ajaran 2024 – 2025. Puncak kegiatannya adalah hari ini, yaitu dengan pentas seni yang kami rangkum dari apa yang telah dipelajari. Intinya supaya kita peduli dengan kebutuhan bumi dan menjaga agar alam ini agar tetap lestari.” jelasnya lagi.
Pentas Seni menampilkan kelompok siswa dari seluruh tingkatan, yaitu penampilan kegiatan ekstrakulikuler seperti taekwondo dan tari-tarian, pembacaan surah surah, hadits dan doa harian, penampilan drama menjaga kelestarian alam dan juga pidato oleh perwakilan siswi TK B.
Setelah pentas seni, kegiatan dilanjutkan dengan seremonial pelepasan Siswa – Siswi TK B Tahun Pelajaran 2024 – 2025 yang diikuti sebanyak 43 siswa/i. Acara ini juga dihadiri oleh Hj. Dra. Dian Mardianti selaku Ketua Bidang Pendidikan Kurikulum Sekolah TK Islam Bani Umar dan para orangtua siswa/i. Rangkaian acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan menyanyikan Mars TK Bani Umar.
“Harapan saya kepada anak-anak kedepannya agar mereka betul-betul paham dan peduli terhadap kondisi alam karena saat ini telah banyak kerusakan-kerusakan alam. Jangan sampai mereka turut andil dalam merusak alam, tetapi lebih mengupayakan agar bumi ini tetap awet, nyaman dan tidak ada lagi kerusakan yang dibuat.” tutup Hendayani.
Teks/Foto/Video: BAS
