Seminar Kebangsaan UPNVJ Dorong Generasi Muda Kritis Hadapi Disinformasi Digital

Hijaubintaro.id – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan Seminar Kebangsaan bertajuk “Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi Digital” pada Jumat, 5 Juni 2026, di Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Kampus UPNVJ. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.30 WIB tersebut menjadi bagian dari komitmen UPNVJ dalam memperkuat wawasan kebangsaan, ketahanan ideologi, dan literasi digital di lingkungan perguruan tinggi.

Seminar mengangkat tema utama “Penguatan Ketahanan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan di Era Digital” dengan melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, aparatur sipil negara, organisasi kemahasiswaan, komunitas kepemudaan, serta masyarakat umum. Sekitar 200 peserta ditargetkan mengikuti kegiatan tersebut sesuai dengan kapasitas tempat pelaksanaan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi yang telah mengubah cara masyarakat memperoleh pengetahuan, berinteraksi, dan membangun opini. Di satu sisi, digitalisasi memberikan kemudahan dalam mengakses informasi dan memperluas partisipasi publik. Namun, di sisi lain, ruang digital juga menghadirkan sejumlah tantangan, seperti penyebaran disinformasi, polarisasi sosial, ujaran kebencian, menurunnya etika komunikasi publik, serta melemahnya kemampuan masyarakat dalam memilah informasi yang benar dan bertanggung jawab.

Melalui seminar ini, UPNVJ berupaya menghadirkan ruang edukasi, refleksi, dan dialog publik untuk membahas hubungan antara ketahanan ideologi, wawasan kebangsaan, bela negara, dan peran warga negara dalam menghadapi dinamika era digital. Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam merawat nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun kemampuan berpikir kritis di kalangan generasi muda.

Seminar ini menghadirkan Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., sebagai pembicara utama yang membahas ketahanan nasional, ideologi Pancasila, dan wawasan kebangsaan dalam menghadapi perubahan di ruang digital.

Selain itu, kegiatan turut menghadirkan Brigjen Pertuhutan Marpaung, S.IP., M.Han., dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, yang membahas bela negara, pertahanan nirmiliter, serta penguatan ketahanan ideologi di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Kehadiran narasumber dari lingkungan akademik dan lembaga negara diharapkan mampu memberikan perspektif yang komprehensif mengenai tantangan kebangsaan kontemporer.

Materi seminar mencakup ketahanan ideologi Pancasila di tengah disrupsi digital dan dinamika geopolitik global, wawasan kebangsaan dan bela negara, peran kampus dalam memperkuat karakter kebangsaan, serta strategi menghadapi disinformasi, polarisasi sosial, dan ancaman terhadap persatuan nasional.

Pelaksanaan kegiatan dikemas dalam bentuk pemaparan pembicara utama, diskusi panel, dan sesi tanya jawab interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan berdialog secara langsung dengan narasumber mengenai berbagai isu kebangsaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Seminar juga diarahkan untuk menghasilkan sejumlah rekomendasi mengenai penguatan wawasan kebangsaan dan ketahanan ideologi. Rekomendasi tersebut selanjutnya akan dikembangkan menjadi bahan awal penyusunan policy brief yang dapat dimanfaatkan oleh perguruan tinggi, lembaga negara, pemerintah, maupun pemangku kepentingan lainnya.

Melalui penyelenggaraan Seminar Kebangsaan ini, UPNVJ menegaskan perannya sebagai Kampus Bela Negara yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berkomitmen membentuk generasi yang kritis, inklusif, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat di tengah derasnya arus informasi digital. Teks/foto: UPNVJ

Verified by MonsterInsights