Hijaubintaro.id – Dalam memperingati World Heart Day atau Hari Jantung Sedunia yang jatuh pada 29 September lalu, RS Premier Bintaro menggelar seminar awam dengan tema #use heart know heart pada hari Sabtu (7/10/23) di ruang Krakatau, gedung Annex 1, lantai 5, RS Premier Bintaro.
Seminar awam kali ini menghadirkan 2 narasumber spesial, yaitu Dr. dr. Chandramin, Sp. JP. yang merupakan dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Rs Premier Bintaro dan dr. Beny Hartono, Sp. JP(K), FIHA, FAPSC yang merupakan dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Konsultan RS Premier Bintaro. Pada kesempatan seminar awam kali ini diikuti sekitar 150 peserta.
“Saat hari H Peringatan Hari Jantung Sedunia pada 29 September lalu kami memperingatinya secara online dengan memberikan postingan di sosial media dan untuk acara offlinenya kami adakan pada hari ini. Pada hari Jantung Sedunia ini perlu diketahui bahwa jantung adalah penyakit yang cukup mematikan di Indonesia dan salah satu penyumbang angka kematian paling banyak. Mudah-mudahan dengan diadakannya seminar awam hari ini bisa meningkatkan dan memberikan rasa peduli kita untuk selalu menjaga kesehatan jantung kita, “ ujar Yusuf Maulana selaku marketing RS Premier Bintaro dalam sambutannya.
Tujuan diadakannya seminar awam ini adalah untuk membangun awareness #Use Heart Know Heart, yaitu bagaimana kondisi jantung kita karena setiap harinya bekerja. Apa jantung kita sehat atau tidak. Setiap tahun, Hari Jantung Sedunia diperingati untuk memberikan awareness pada masyarakat bahwa penyakit jantung masih merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Menurut data dari WHO, 20 juta orang lebih per-tahunnya meninggal karena penyakit jantung.
“Ada berbagai sebab, yang utama adalah serangan jantung, gagal jantung dan gangguan irama jantung, “ jelas dr. Beny Hartono, Sp. JP(K), FIHA, FAPSC.
“Pentingnya awareness ini karena 80% dari penyakit jantung itu sebenarnya dapat dicegah untuk mengurangi angka kematian, “ jelasnya lagi. Penyakit jantung dapat dicegah dengan yang dinamai program CERDIK. ‘C’ adalah Cek kesehatan secara rutin atau cek dini untuk pasien beresiko. Cek minimal setahun sekali, dimulai usia 40 tahun. ‘E’ adalah enyahkan rokok, ‘R’ adalah rajin berolahraga atau aktifitas fisik , setidaknya 10.000 langkah setiap hari atau berjalan kaki selama 15 menit setip harinya. ‘D’ adalah diet seimbang dengan makan makanan sehat. Kurangi gula, garam dan lemak. ‘I’ adalah istirahat yang cukup, tidur 6-8 jam sehari. Terakhir ‘K’ adalah kelola stres.
“Kita harus mengenali gejala penyakit jantung, jangan sampai terlambat, dan dengan diadakannya seminar ini diharapkan agar masyarakat juga semakin paham bahwa penyakit jantung itu dapat dicegah, “ pesan dr. Beny Hartono, Sp. JP(K), FIHA, FAPSC.
Teks: BAS/Foto:AR
