Griya KM 57 : Tempat Berkegiatan Anak-Anak Spesial di Mandar Bintaro yang Profesional Namun Tidak Berbayar

Hijaubintaro.id – Griya Kamela Mutiara Maju adalah lembaga sosial yang menyelenggarakan kegiatan bagi individu dewasa autistik. Didirikan oleh Unun Musthofa  pada 2 November 2024. Berlokasi di Jl. Mandar II DC 1 no.57, Bintaro Jaya Sektor 3A, Tangerang Selatan. Griya Kamela Mutiara Maju selanjutnya dikenal sebagai Griya KM 57. Nama Kamela terinspirasi dari nama putri kedua Unun, Mela (34 tahun) yang juga anak dengan kebutuhan khusus dan turut bergabung di sini.

“Saya mendirikan Griya KM 57 untuk membantu memberi ruang kepada Anak – Anak Spesial atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) untuk berkegiatan  agar mereka bisa mandiri dan punya kegiatan yang bermanfaat untuk dirinya. Griya KM 57 adalah Tempat berkegiatan untuk mereka berkembang menjadi lebih baik. Selain itu saya ingin membantu orangtua mereka karena biasanya untuk menangani anak –anak spesial atau ABK membutuhkan biaya yang tidak sedikit. “ jelas Unun. Dalam menggerakkan Griya KM 57, Unun didukung 3 orang pengurus yang kesemuanya warga Mandar Bintaro, yaitu Etty Agung, Tris Imam, dan Widya Wisnu.

Berbeda dengan lembaga sejenis lainnya, di Griya KM 57 tidak dikenakan biaya alias tidak berbayar. “Walau tidak berbayar, semua kami kelola secara profesional, “ ujar Unun. Untuk diterima di Griya KM 57 calon murid harus mengikuti tes dan trial. “Calon murid harus sudah mandiri, lulus toilet training, tidak tantrum dan terkontrol emosinya, “ jelas Unun. Kuota murid juga terbatas. Saat ini Griya KM 57 punya 14 murid dan berusia 20 tahun ke atas. Mereka berasal dari seputar Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.

Griya KM 57 punya kurikulum khusus yang berbeda setiap harinya. Pada hari Senin diadakan kegiatan olahraga , senam dan belajar Bahasa Inggris. Pada hari Selasa diadakan kegiatan craft & creative. Belajar melukis & vocal diadakan pada hari Rabu, Matematika dan Okulele pada hari Kamis. Sedangkan melukis dan mewarnai diadakan pada hari Jumat. “Hari Senin hingga Kamis kegiatan diadakan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 dan hari Jumat mulai pukul 09.00 – 10.30.” jelas Eka Winarni selaku manajer Griya KM 57. Guna mendukung seluruh kurikulum, Griya KM 57 menyiapkan tenaga pendidik profesional, yaitu 3 orang guru tetap (matematika, Bahasa Inggris, kreatifitas,) dan 4 orang guru visit (olahraga, vocal, okulele dan melukis).

Selain pembimbing profesional, Griya KM 57 juga menyediakan fasilitas ruangan belajar yang nyaman dan menyiapkan semua bahan-bahan atau alat-alat untuk berkegiatan, seperti alat-alat untuk membuat art & craft (manik-manik, dsb), alat lukis dan alat musik seperti okulele. “Hasil karya art & craft kemudian akan dijual, seperti di bazaar saat perayaan HUT RI di Mandar 17 Agustus mendatang. Lebihan dari hasil karya yang terjual akan diberikan kembali kepada para murid sebagai bentuk apresiasi, “ jelas Eka.

Setelah 6 bulan berkegiatan di Griya KM 57 akan diadakan evaluasi hasil belajar untuk melihat perkembangan murid. Jika tidak ada peningkatan atau perkembangan yang baik, murid akan dinonaktifkan. “Semoga anak-anak yang diterima di sini dan orangtuanya bisa konsisten sehingga bisa solid bekerjasama dengan kami agar mereka cepat berkembang. Saya harap orangtua juga mengapresiasi hasil karya anak terutama anaknya sendiri.” ujar Unun.

Follow Instagram: @kamela_57 | Facebook: Kamela Mutiara | Telp: 0858 1783 7588

Teks/Foto/Video: BAS

Verified by MonsterInsights